Memahami Teks Laporan Hasil Observasi

Pernahkah adik-adik melakukan pengamatan atau eksperimen dengan sesuatu? Ya, adik-adik lagi role play sebagai peneliti untuk mengumpulkan informasi tentang subjek tersebut.

Adik-adik dapat melihat benda-benda ini, seperti hewan dan tumbuhan, atau benda mati, seperti makanan atau minuman. Setelah penelitian selesai, kalian biasanya akan memberikan informasi tentang penilaian dari hasil pengamatan dan analisis dari subjek yang kalian pelajari.

Ketika peneliti melaporkan hasil pengamatan mereka, mereka harus menyajikan informasi secara objektif atau apa adanya, tanpa menambah atau mengurangi apa pun.

Misalnya, ketika kalian melakukan pengamatan untuk membuat minuman dari campuran sprite dan coca-cola. Setelah dicampur, hasilnya tidak seenak yang dipikirkan, jadi adik-adik harus melaporkan hasilnya secara objektif. Hasil pengamatan ini kemudian ditulis dalam laporan percobaan.

 

Pengertian Teks Laporan Percobaan

Lalu, apa sih teks laporan percobaan itu? Teks laporan percobaan adalah teks yang berisi hasil suatu percobaan yang dilakukan oleh peneliti. Teks laporan percobaan bertujuan untuk menginformasikan hasil pengujian sebuah teori.

Struktur Teks Laporan Percobaan

Sebelum membuat sebuah teks laporan percobaan, kamu perlu tahu dulu nih tentang struktur teks laporan percobaannya. Secara umum, struktur teks laporan percobaan dibagi menjadi dua bagian, yaitu pernyataan umum dan uraian.

1. Pernyataan Umum

Berisi paparan atau klasifikasi yang membahas secara umum tentang objek percobaan. Pada bagian ini berisi tujuan, pengertian atau landasan teori, dan latar belakang.

2. Uraian

Berisi poin-poin laporan yang disusun dengan rinci bagian per bagian. Dalam uraian memuat alat dan bahan, langkah-langkah atau prosedur kerja, dan hasil percobaan serta simpulan.



 

Contoh Teks Laporan Percobaan

Oke, setelah kamu mengetahui pengertian dan struktur teks laporan percobaan, berikutnya, yuk kita simak beberapa contoh teks laporan percobaan yang bisa kamu jadikan referensi.

 

1. Contoh Teks Laporan Percobaan Mengetahui Kadar Vitamin C pada Makan/Minuman

 

Mengetahui Kadar Vitamin C pada Makan/Minuman

Tujuan: 

Mengetahui kadar kandungan vitamin C yang terdapat dalam sampel makanan/minuman yang diuji

Alat dan bahan:

  • – jeruk nipis,
  • – jambu merah,
  • – tomat,
  • – air,
  • – amilum iodida (betadine),
  • – vitamin C tablet,
  • – minuman sari buah,
  • – pipet tetes,
  • – tabung reaksi, dan
  • – mortar dan penumbuknya.

 

Langkah-langkah:

  1. 1. Ambil ekstrak dari setiap buah yang sudah disediakan seperti jeruk nipis, jambu merah, dan tomat.
  2. 2. Larutkan vitamin C di wadah yang berbeda.
  3. 3. Setiap tabung reaksi diisi dengan amilum iodida sebanyak 1 ml lalu diberi tetes demi tetes ekstrak atau larutan bahan makanan tadi
  4. 4. Catat berapa tetes yang diperlukan agar larutan amilum iodida menjadi jernih.

 

Hasil percobaan:

Diketahui bahwa semakin banyak jumlah tetesan yang diperlukan maka semakin sedikit kandungan vitamin C pada bahan makanan tersebut.

Kesimpulan:
Berdasarkan percobaan beberapa bahan makanan yang dicurigai mengandung Vitamin C, diketahui bahwa kandungan vitamin C buah jambu biji merah paling tinggi di antara bahan makanan lain.

Selain itu, diketahui bahwa kadar vitamin C dalam minuman sari buah yang dinyatakan mengandung 100% vitamin C, ternyata kadar vitamin C-nya hanya 11,8% atau tidak sesuai dengan informasi nilai gizi yang tercantum pada kemasan produk.

Jadi, lebih baik mengonsumsi bahan makanan alami yang mengandung vitamin C, seperti jeruk nipis, tomat, dan jambu biji merah daripada bahan makanan yang telah tercampur dengan zat adiktif /buatan.

 

2. Contoh Laporan Percobaan Menguji Kandungan Boraks dalam Makanan

 

Menguji Kandungan Boraks dalam Makanan

Tujuan: 

Boraks merupakan kandungan garam natrium karbonat dekahidrat (Na2B4O7.10H2O) yang sering digunakan dalam bahan industri non pangan seperti industri kertas, gelas, pengawet kayu, antiseptik dan masih banyak lagi. Boraks termasuk bahan beracun dan sangat berbahaya bagi manusia jika dikonsumsi.

Alat dan bahan:

  • – Pipet tetes
  • – Air kunyit
  • – Mie
  • – Pisau
  • – Sampel bakso
  • – Kerupuk
  • – Boraks

 

Langkah-langkah:

  1. 1. Bakso dilumatkan lalu di angin-anginkan sebentar.
  2. 2. Tetesi bakso dengan air kunyit.
  3. 3. Tunggu beberapa saat, kurang lebih 5 menit.
  4. 4. Amatilah perubahan warnanya.
  5. 5. Lakukan juga cara yang sama terhadap makanan yang diduga mengandung boraks.

 

Hasil percobaan:

Bahan makanan jika ditetesi dengan air kunyit akan mengalami perubahan warna menjadi merah kecoklatan itu menandakan bahan makanan tersebut mengandung boraks.

Kesimpulan:

Bahan makanan jika ditetesi dengan air kunyit akan mengalami perubahan warna menjadi merah kecoklatan itu menandakan bahan makanan tersebut mengandung boraks.

Makanan akan berubah menjadi merah kecoklatan jika ditetesi air kunyit karena kunyit mengandung kurkumin, sedangkan boraks mempunyai sifat basa yang efeknya jika boraks kita campur dengan kurkumin maka akan menghasilkan senyawa baru yang biasa disebut dengan boro kurkumin yang mempunyai warna merah kecokelatan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami perbedaan antara preposisi dan konjungsi

Menguak Lebih Dalam: Simple Present Tense, Jenis Kalimat, dan Penggunaan Adverb of Frequency dalam Bahasa Inggris

Perbedaan antara restrictive clause dengan non-restrictive clause